Dulu kita tak sejalan, berbeda arah dan tujuan
Begitu banyak melewati persimpangan yang ada
Mengakhiri begitu banyak tikungan di dalamnya
Hingga akhirnya..
Kita bertemu sebuah persimpangan yang tak pernah kita lewati sebelumnya
Yang di mana, di persimpangan itu terdapat sebuah sosok yang tak saling mengenal.

Kita saling lewat, tanpa saling mengenal.
Hanya sekedar menatap sedetik antar keduanya.
Hanya sekedar mengumbar senyum yang tak berarti apa-apa saat itu

Tapi salah satu dari kita coba mendekat
Coba untuk mengenal lebih dalam
Coba untuk mengenal lebih tentang senyuman yang tak berarti itu

Salah satunya lagi membuka kesempatan
Mengulurkan tangan dan mencoba menerima perkenalan itu
Dan akhirnya, keduanya memilih untuk saling mengenal lebih dalam.
Dan memilih sebuah keputusan untuk bersama.

Hingga akhirnya terlalu banyak perbedaan yang tak disadari sebelumnya
Terlalu banyak jalan berbeda yang tak sepaham antar satu dan lainnya
Terlalu banyak tikungan yang dilewati salah satunya, tapi pihak kedua tak mengetahuinya
Terlalu banyak.. terlalu banyak..

Hingga akhirnya, kita bertemu di sebuah persimpangan berikutnya.
Berdiri cukup lama memakan waktu di tempat itu
Berfikir untuk meneruskan di satu jalur yang sama
Atau berpisah di tempat itu dan mengikuti kata hati masing-masing

Terlalu banyak perbedaan, terlalu banyak penghalang, terlalu banyak rintangan
Kapasitas yang tak memadai menyebabkan kita untuk memilih jalan masing-masing

Kita memang di ciptakan untuk saling mengenal
Mengenal lebih dalam
Mengenal dalam kurun waktu yang singkat
Kita memang di ciptakan untuk saling bersama
Sejenak.
Tak selamanya.

Semoga kita bertemu di ujung persimpangan yang sama lagi setelah ini.
Sekedar bertemu. Sekedar saling berbagi cerita perjalanan selama ini.
Bukan untuk bersama. Bukan untuk kembali.
Mungkin saja masih ada sosok lain di belakang kita.
Yang mungkin bisa menemanimu, dan menemaniku

Lebih baik dari sebelumnya :’)