Aku tidak pernah tau rasanya jadi kalian, ibu dan ayah.
Aku tidak pernah tau rasanya mendengar berita kalau di dalam perut ada makhluk hidup lainnya.
Aku tidak pernah tau rasanya mempersiapkan segala kebutuhan selama hamil.
Aku tidak pernah tau rasanya bekerja keras untuk biaya kehamilan, persalinan, serta pakaian-pakaian kecilku.
Aku tidak pernah tau rasanya menabung untuk masa depan anakku.
Aku tidak pernah tau rasanya mendapat ucapan selamat atas berita kehamilan.
Aku tidak pernah tau rasanya dilindungi oleh orang-orang terdekat selama mengandung.
Aku tidak pernah tau rasanya menahan rasa sakit karena beratnya di perutku semakin bertambah.
Aku tidak pernah tau rasanya saat harus jatuh sakit ketika mengandung.
Aku tidak pernah tau rasanya ketika kesulitan mencari kebutuhan mengidam.
Aku tidak pernah tau rasanya menjadi tegang dan panik setiap kali false alarm.
Aku tidak pernah tau rasanya menjadi benar-benar tegang dan panik ketika pasanganku akan melahirkan.
Aku tidak pernah tau rasanya ketika ada sakit menyayat ditubuhku sendiri.
Aku tidak pernah tau rasanya berserah saat ada kemungkinan aku atau anakku mungkin meninggal di atas meja operasi.
Aku tidak pernah tau rasanya melawan rasa sakit itu sampai keringatku jadi bisu.
Aku tidak tau rasanya saat harus mengeluarkan tenaga ketika badan sendiri lemas.
Aku tidak tau rasanya memberi semangat saat pasanganku mulai lelah lalu lemas.
Aku tidak tau rasanya khawatir saat menunggu pasanganku yang sedang berjuang.
Aku juga tidak tau seberapa bahagianya kedua orangtuaku saat aku benar-benar dapat mereka sentuh dan mereka beri nama.
Aku tidak tau.
Aku hanya mendengarkan dan membayangkan ceritanya.
Tapi ada satu hal yang aku tahu, bahwa aku sangat bersyukur memiliki orangtua yang benar-benar mencintaiku dengan cara mereka sendiri.
Maaf kalau butuh waktu lama bagiku untuk mencerna semua itu.
Tapi terima kasih sudah mau menjadi orangtuaku, pa.. ma..
Ketika aku lahir ke dunia ini, bukan kalian yang mendapat hadiah, tapi aku.
Aku mendapat hadiah, yaitu orangtua terbaik yang Tuhan berikan untukku.
Terima kasih atas 17 tahun 7 bulan yang tidak pernah bisa aku bayar dengan apapun, pa.. ma..
Membahagiakan papa dan mama itu relatif, tapi aku mau mencoba.
Maaf kalau aku belum bisa memberikan kebahagiaan itu sekarang.
Dan biar dalam doaku papa dan mama tetap dalam lindungan-Nya.
0 Comments